Rumus IF di Excel – Buat Kondisi Sendiri, Gampang Banget!
Pernah ingin Excel "berpikir" sendiri? Misalnya, kalau nilai di atas 75 tulis "LULUS", kalau tidak tulis "GAGAL"? Nah, itu kerjaannya rumus IF!
Apa Itu Rumus IF?
Rumus IF adalah rumus logika yang memungkinkan Excel mengambil keputusan berdasarkan kondisi yang kamu tentukan. Simpelnya: "Kalau ini terjadi, lakukan A. Kalau tidak, lakukan B."
Sintaks Rumus IF
=IF(kondisi, nilai_jika_benar, nilai_jika_salah)
- kondisi – syarat yang diperiksa (contoh: A1>75)
- nilai_jika_benar – hasil kalau kondisi terpenuhi
- nilai_jika_salah – hasil kalau kondisi tidak terpenuhi
Contoh 1 – Cek Kelulusan Siswa
=IF(B2>=75, "LULUS", "TIDAK LULUS")
Kalau nilai di sel B2 lebih besar atau sama dengan 75, Excel akan tulis "LULUS". Kalau tidak, tulis "TIDAK LULUS".
Contoh 2 – Diskon Otomatis
=IF(C2>=500000, C2*0.1, 0)
Kalau total belanja (C2) di atas Rp 500.000, berikan diskon 10%. Kalau tidak, tidak ada diskon (0).
Contoh 3 – IF Bertingkat (Nested IF)
Kamu bisa memasukkan IF di dalam IF untuk kondisi lebih dari dua kemungkinan:
=IF(B2>=90, "A", IF(B2>=80, "B", IF(B2>=70, "C", "D")))
Rumus ini memberikan nilai huruf: 90+ dapat A, 80-89 dapat B, 70-79 dapat C, sisanya D.
💡 Tips Pro: Di Excel 2019 ke atas, kamu bisa pakai
=IFS() sebagai pengganti IF bertingkat yang lebih rapi dan mudah dibaca!Operator yang Sering Dipakai dalam IF
| Operator | Artinya |
|---|---|
| = | Sama dengan |
| <> | Tidak sama dengan |
| > | Lebih dari |
| < | Kurang dari |
| >= | Lebih dari atau sama dengan |
| <= | Kurang dari atau sama dengan |
🎬 Lihat Contoh Langsung di Video di channel youtube kami belajar excel gratis